Lumajang, kab-lumajang.kpu.go.id — Setelah sukses melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula bertema “Demokrasi Terbuka dalam Pilketos Spelikha” pada Senin (7/10/2025), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang kini hadir di SMP Al-Ikhlash Lumajang untuk melakukan liputan pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) periode 2025–2026, Selasa (14/10/2025).
Sehari sebelum pelaksanaan, KPU Lumajang melakukan crosscheck terhadap seluruh kesiapan kegiatan—mulai dari tata letak bilik suara, daftar pemilih, kesiapan petugas pelaksana, hingga perlengkapan logistik. Pada hari pelaksanaan, tim KPU turut memberikan pendampingan langsung guna memastikan seluruh tahapan Pilketos berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
Sebelumnya, sekolah telah melalui serangkaian tahapan seleksi mulai dari tes tulis hingga wawancara yang menghasilkan tiga pasangan calon terbaik untuk memperebutkan posisi Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Tim Liputan KPU Lumajang tiba pukul 09.00 WIB dan segera disambut segenap jajran pendidik SMP Al-Ikhlash. Di ruang toska, Liliek Heksa Wijaya, Sekretaris Lemdik Al-Ikhlash, dalam kelakar berbagi kenangan saat menjadi PPK. Henariza, Ketua KPU Lumajang, dalam kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih atas antusiasme, terutama yang ditunjukkan para pendidik, juga berharap sinergitas lintas lembaga ini bisa berkelanjutan dan kian intensif pada masa mendatang.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kabupaten Lumajang, Henariza Febriadmadja, mengajak seluruh peserta untuk memahami makna LUBER JURDIL serta memilih pemimpin sesuai hati nurani. Ia juga menegaskan pentingnya menjauhi politik balas budi dan money politic bahkan di lingkungan sekolah.
Pilketos di SMP Al-Ikhlash sejatinya telah berlangsung secara demokratis sejak sepuluh tahun lalu. Namun tahun ini menjadi momen istimewa, karena penyelenggaraannya dibuat semirip mungkin dengan Pemilu sebenarnya. Mulai dari penggunaan kotak dan bilik suara pinjaman langsung dari KPU Lumajang, penerapan prosedur di TPS, hingga desain surat suara yang menyerupai pemungutan suara nasional. “Bukan hanya tahapannya saja, tetapi juga perlengkapannya kami usung dari KPU,” ujar Kepala Sekolah SMP Al-Ikhlash, Puji Lestari, dengan bangga.
Antusiasme tidak hanya datang dari para siswa, tetapi juga dari jajaran guru dan pengurus yayasan yang turut berpartisipasi sebagai pemilih yang telah terdaftar dalam DPT Pilketos. Kegiatan belajar mengajar yang tetap berlangsung tidak mengurangi semangat mereka untuk meramaikan pesta demokrasi sekolah.
Proses pencoblosan dimulai pukul 10.00 WIB. Pemilih melakukan pencocokan daftar hadir, menerima surat suara dari KPPS, menggunakan hak pilih di bilik suara, memasukkan surat suara ke kotak, dan menandai jari dengan tinta—semuanya mengikuti prosedur resmi layaknya Pemilu nasional.
Di sela proses pencoblosan, tim liputan KPU Lumajang berkesempatan mewawancarai ketiga pasangan calon.
Paslon 1, Rasha dan Alya, menyoroti pentingnya membangun sekolah yang berkarakter dan berpendidikan.
Paslon 2, Ashila dan Mita, mengusung program Jumat Bersih, Tafsir Al-Qur’an, dan Akhlakul Karimah.
Paslon 3, Attaya dan Daffa, fokus pada kegiatan sosial seperti kunjungan ke panti asuhan dan kegiatan donasi.
Meski bersaing ketat, ketiga pasangan calon menunjukkan sikap sportif dan saling menghormati. Mereka tampak akrab, berbagi tawa, dan menunjukkan bahwa kompetisi bukan sekadar soal menang, melainkan belajar menjadi pemimpin yang berintegritas.
Menjelang pukul 11.30 WIB, proses penghitungan suara dimulai. Satu per satu surat suara dibuka di depan panitia dan saksi, disambut sorak antusias para siswa. Di awal perhitungan, Paslon 2 sempat unggul, namun menjelang akhir Paslon 3 berhasil membalik keadaan dan unggul tipis dari pesaingnya. Tepuk tangan riuh pun menandai berakhirnya penghitungan suara.
Menutup kegiatan, Kepala Sekolah Puji Lestari memberikan pesan bermakna kepada para siswa: “Jadilah warga negara yang baik, pilihlah dengan cerdas, jangan apatis dengan segala yang disiapkan pemerintah, tidak boleh apriori, jadilah pemilih yang bijak dan semoga pembelajaran hari ini menjadi bermakna untuk membekali kalian di masa yang akan datang.”